Postingan

Samudra Ilmu

Gambar
Ilmu layaknya sebuah samudra. Luas dan tak berujung. Selalu memanggil-manggil jiwa pembelajar untuk ikut mengarunginya. Sebuah analogi ilmu yang menurutku sangat tepat untuk menggambarkan betapa besarnya ilmu yang ada di dunia ini. Pada tanggal 8 September sampai 10 September lalu, aku bersama mahasiswa Oseanografi ITB angkatan 2016 lainnya mengikuti kegiatan kuliah lapangan ke Pulau Pari. Kegiatan yang ditujukan untuk mengenalkan studi Oseanografi dan juga mengambil data awal untuk perkuliahan selanjutnya. Secara garis besar, praktikum ini dibagi ke dalam 5 modul baik yang dilakukan di onshore maupun offshore . Pembagian tim untuk kegiatan ini juga secara garis besar dibagi menjadi tim pendahulu dan tim pemberangkatan selanjutnya, dan aku termasuk ke dalam tim pendahulu. Bagian 1 Kamis, 7 September 2017. Hari itu pukul delapan belas lebih tiga puluh dua menit, aku sudah menyelesaikan kegiatan perkuliahan. Aku sudah bersiap-siap untuk keberangkatan pada malam harinya, baik ...

Spektrum Warna Persahabatan (Bagian 2)

Gambar
Bagian 2 : Kuning merupakan lanjutan dari bagian sebelumnya             Mereka yang berjalan sendiri akan berjalan lebih cepat, tetapi mereka yang berjalan bersama akan berjalan lebih jauh. Pilihan seringkali hadir di hidup kita, pilihan-pilihan yang memiliki resikonya masing-masing.             Hari itu tanggal 14 Juni 2017. Di hari sebelumnya telah dilaksanakan pembukaan sekolah perangkat. Hari ini, hari dimana perkumpulan calon medik ini menentukan wajahnya dihadapan orang luar. Menentukan orang yang bisa melambangkan mereka, orang yang dapat menjadi pemersatu mereka agar angkatan calon medik ini dapat bergerak dengan arah dan tujuan yang sama. Setelah melakukan pemilihan, terpilihlah Ibra, seseorang yang akan menjadi muka depan dari angkatan kami. Seseorang yang kami percaya akan menjadi pemersatu angkatan. Saat itu angkatan kami sangat optimis, optimis dengan dikla...

Spektrum Warna Persahabatan (Bagian 1)

Gambar
Didedikasikan untuk Ca-Medik OSKM ITB 2017 Bagian 1 : Putih             Sore itu, aku dan temanku membuka hp dan mendapati pengumuman pembukaan pendaftaran panitia divisi OSKM ITB 2017. Hal yang terbesit oleh pikiran kami hanyalah “untuk iseng” dan hanya sekedar pengisi liburan. Sebelumnya kami sempat berpikir bahwa kepanitiaan ini hanyalah sekedar rutinitas biasa seperti kepanitiaan pada umumnya. Tidak banyak ekspektasi yang kami harapkan untuk kepanitiaan ini. Ekspektasi yang hadir hanya dari pembicaraan orang lain tanpa pengalaman langsung. Sebuah ekspektasi tersebut membawa kami menuju ekspektasi dalam arah yang lebih buruk dalam keberjalanan diklat divisi ini sebelumnya. Sebuah diklat dimana kami hanya merasakan komunikasi satu arah dari pendiklat, diklat dimana setiap pesertanya hanya mengerjakan tugas karena “kewajiban”, diklat dimana segalanya hanya untuk persiapan hari OSKM nantinya. Sebuah diklat yang cukup egois ...

Otak Real or Not

ada seorang dosen yang sedang mengajar di sebuah universitas saat mengajar dia bertanya Dosen :"siapa yang pernah melihat Tuhan" Murid - murid geleng geleng dengan mantap Dosen :"Siapa yang pernah memegang Tuhan?" Murid - murid geleng -geleng lagi Dosen :"Jadi kesimpulannya Tuhan itu tidak ada" Okin orang yang tersinggung dengan pernyataan itu berkata Okin :"Siapa yang pernah melihat otaknya pak dosen?" Murid - murid tidak ada yang menjawab Okin :"Siapa yang pernah memegang otak pak Dosen?" Murid murid tidak ada yang menjawab Okin :"Jadi kesimpulannya pak dosen tidak punya otak!!!!"